Ganti ke  laptop iconLaptop HP M1, 2
Pilih    
Kampus UICM - UNBAR : Jl. Pasir Kaliki No.199, Sukabungah, Kec. Sukajadi, Kota Bandung, Jawa Barat 40162
UICM BANDUNG
UNIVERSITAS INSAN CENDEKIA MANDIRI (UNIVERSITAS BANDUNG RAYA)
  ❀ Berbagai Iklan   ❀ Kumpulan Referensi Bebas   ❀ Download Brosur   ❀ List Website Kuliah Ekstensi   ❀ Pendaftaran Online   ❀ SKS yg ditempuh & Jumlah Semester   ❀ Permintaan Beasiswa Pendidikan   ❀ Syarat Calon Mahasiswa, Tata Cara
& Jadwal Pendaftaran
  ❀ Lowongan Karir   ❀ Program Perkuliahan Bebas Biaya   . . . . lihat lainnya
1. Prospektus S1 Teknik Industri
2. Prospektus S1 Teknik Kimia
3. Prospektus S1 Manajemen
4. Prospektus S1 Akuntansi
5. Prospektus S1 Pendidikan luar Sekolah
6. Prospektus S1 Agribisnis
7. Prospektus S1 Agroteknologi
8. Prospektus S1 Pertamanan
9. Prospektus S1 Peternakan
10. Prospektus S1 Teknologi Hasil Pertanian
11. Prospektus D3 Teknologi Industri Tekstil
12. Prospektus D3 Teknologi Kimia Tekstil

1. Prospektus S1 Teknik Industri
Teknik Industri (Industrial Engineering) merupakan bagian ilmu teknik yang menggabungkan beberapa disiplin ilmu dengan penekanan pada kaitan ilmu keteknikan dan ilmu manajemen. Sebagai ilmu keteknikan (rekayasa) pendekatan Teknik Industri pada disain, analisis, rancang bangun, dan perbaikan sistem integral yang terdiri atas manusia, mesin/peralatan, bahan, energi, dan informasi.

Teknik Industri berhubungan dengan perancangan, perbaikan dan instalasi suatu sistem yang mengintegrasikan manusia, bahan, alat, informasi, dan energi untuk memproduksi barang atau jasa secara efisien dan efektif. Disiplin ini juga mengupayakan pencapaian hasil secara optimal dan pengelolaan faktor-faktor produksi yang didukung pertimbangan kelayakan teknis dan socio-ekonomis, dengan mengutamakan peran manusia sebagai faktor produksi yang utama (Human Factor).
Kompetensi Lulusan S1 Teknik Industri
Lulusan Program Studi Teknik Industri dibekali dengan pengetahuan, etika profesi, kemampuan dan ketrampilan untuk mengidentifikasi, memodelkan dan mencari solusi terbaik dari masalah dalam sistem terintegrasi dengan mengacu kepada sistem industri manufaktur, serta penajaman pada sistem produksi dan/atau perekayasaan kualitas dan keandalan; mampu mengaplikasikan pengetahuan matematika, sains dan ilmu sosial dalam pemecahan masalah dalam profesi teknik industri Mampu bekerjasama dalam kelompok multidisplin dan bertanggung jawab serta memahami etika profesi; Penguasaan teknologi informasi, manajemen dan wirausaha yang mengarah pada pembentukan jiwa inovatif, sikap profesional dan berwawasan global.

Lulusan Teknik Industri memiliki kompetensi, ketrampilan, dan pengetahuan tentang manajemen industri yang menekankan pada upaya perencanaan, pengorganisasian, pengoperasian dan pengendalian proses produksi secara lebih efektif dan efisien; Sistem Manufaktur yang menekankan pada perencanaan dan optimasi sistem produksi dengan menerapkan konsep dan metoda kuantitatif; Perencanaan Sistem Industri yang menekankan pada perencanaan sistem industri secara makro yang membahas hubungan suatu industri dengan lingkungannya.

Kompetensi umum/dasar Sarjana Teknik Industri adalah memiliki kualitas dan integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis maupun moral; mampu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan; menyadari bahwa ilmu pengetahuan selalu maju dan berkembang; mampu menelusuri dan mendapatkan informasi ilmiah/keteknikan; mengetahui cara dan dapat terus-menerus belajar; dalam menangani tiap masalah, mampu mengungkap struktur dan inti persoalan serta menetapkan prioritas tahapan-tahapan penyelesaiannya; mengetahui dan dapat memanfaatkan kegunaan matematika dan teknologi informasi; dapat menerapkan ilmu dan pengetahuan; cakap dan terampil dalam bidang teknik industri; dapat menyelesaikan masalah secara logika, memanfaatkan data/informasi yang tersedia; dapat menggunakan konsep-konsep untuk menerangkan hal-hal yang tidak/kurang jelas; mampu mandiri dalam kerja dan upaya; mampu aktif berperan-serta dalam kelompok kerja; mampu berkomunikasi dengan para pakar dalam bidang keahlian lain dan memanfaatkan bantuan mereka; mampu memanfaatkan secara efektif sumber-sumber daya yang ada; mampu memulai rintisan pembentukan unit wirausaha di bidang perindustrian dan perniagaan, mampu mengikuti perkembangan baru di bidang teknik industri, melaksanakan penelitian, atau mengikuti program studi di tingkat lebih lanjut.

Lulusan Teknik Industri memiliki berbagai kemampuan yang dibutuhkan oleh dunia industri yaitu kemampuan untuk memformulasikan masalah, mengidentifikasi solusi serta mengevaluasi hasilnya, dan juga kemampuan perancangan, pengoperasian, perbaikan dan optimasi sistem produksi barang maupun jasa; kemampuan yang berhubungan dengan perancangan, perbaikan dan instalasi suatu sistem yang mengintegrasikan manusia, bahan, alat, informasi, dan energi untuk memproduksi barang atau jasa secara efisien dan efektif; kemampuan mengupayakan pencapaian hasil secara optimal dan pengelolaan faktor-faktor produksi yang didukung pertimbangan kelayakan teknis dan socio-ekonomis, dengan mengutamakan peran manusia sebagai faktor produksi yang utama (Human Factor).
Profesi dan Karir Lulusan S1 Teknik Industri
Sarjana Teknik Industri dapat bekerja dan berkarir sebagai ahli perbaikan proses produksi ataupun proses bisnis, perancang sistem yang terintegrasi, pengelola dan pengendali sistem yang terintegrasi, manajer proyek, manajer produksi, manajer perencanaan dan pengendalian produksi (PPIC), manajer mutu, manajer logistik dan supply chain, serta manajer operasi; pada industri manufaktur (pabrik), otomotif, energi, jasa konsultasi & kontraktor, industri jasa (seperti perbankan), instansi pemerintah ataupun swasta (nasional ataupun multinasional) seperti BUMN, dsb.

Sarjana Teknik Industri dapat bekerja dan berkarir di Industri Manufaktur (Manajemen Persediaan, Logistik, Manajemen Operasi, Manajemen Produksi dan Pergudangan); Industri Jasa (Manajemen Klien, Industri Perumanahan dan Bank Komersial, Konsultan Keuangan, Sistem Kesehatan dan Konsulatan Sumber Daya Manusia); Penelitian dan Pengembangan (Analisis Data, Keamanan dan Penyelamatan Lingkungan dan Rekayasa Faktor Manusia); Manajemen Bisnis (Strategi Bisnis Investasi Perbankan, Manajemen Analisis, Manajemen Proyek dan Pengembangan Bisnis); Teknologi Informasi (Integrasi Komputer, Perancangan Database, Telekomunikasi dan Pengembangan Web); di Lembaga penelitian, perguruan tinggi (PTN dan PTS) sebagai Dosen dan Peneliti.

Menjadi Entreprenuer (wirausahawan) dengan mendirikan jasa konsultan manajemen berbagai jenis usaha.


2. Prospektus S1 Teknik Kimia
Kompetensi Lulusan S1 Teknik Kimia
Lulusan Program Studi Teknik Kimia memiliki teori cukup mendalam untuk menerapkan ilmunya dalam menjalankan tugas di bidang Teknik Kimia, terutama untuk pelaksanaan operasi, pengelolaan dan perancangan.

Lulusan Program Studi Teknik Kimia dibekali dengan pengetahuan, etika, ketrampilan dan kemampuan untuk mengembangkan diri dan berkreasi dalam tugas pengembangan, perancangan serta pengkoordinasian pekerjaan pengolahan bahan mentah menjadi produk dalam skala besar melalui proses kimia dan/atau fisika dengan mempertimbangkan aspek teknis relevan, ekonomis yang berwawasan lingkungan; bertanggung jawab serta sanggup mengembangkan daya guna kekayaan alam Indonesia, bagi kesejahteraan bangsa khususnya dan umat manusia umumnya.

Kompetensi umum/dasar Sarjana Teknik Kimia adalah memiliki kualitas dan integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis maupun moral; mampu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan; menyadari bahwa ilmu pengetahuan selalu maju dan berkembang; mampu menelusuri dan mendapatkan informasi ilmiah/keteknikan; mengetahui cara dan dapat terus-menerus belajar; dalam menangani tiap masalah, mampu mengungkap struktur dan inti persoalan serta menetapkan prioritas tahapan-tahapan penyelesaiannya; mengetahui dan dapat memanfaatkan kegunaan matematika dan teknologi informasi; dapat menerapkan ilmu dan pengetahuan; cakap dan terampil dalam bidang teknik kimia; dapat menyelesaikan masalah secara logika, memanfaatkan data/informasi yang tersedia; dapat menggunakan konsep-konsep untuk menerangkan hal-hal yang tidak/kurang jelas; mampu mandiri dalam kerja dan upaya; mampu aktif berperan-serta dalam kelompok kerja; mampu berkomunikasi dengan para pakar dalam bidang keahlian lain dan memanfaatkan bantuan mereka; mampu memanfaatkan secara efektif sumber-sumber daya yang ada.

Sarjana Teknik Kimia menguasai pokok-pokok elementer sains-sains dasar, ilmu-ilmu dasar rekayasa dan ilmu-ilmu rekayasa proses kimia serta cakap dan terampil dalam memanfaatkan (mempraktekkannya), sehingga dapat beradaptasi dengan cepat jika bekerja di industri proses kimia dan/atau instansi-instansi (atau sektor-sektor) yang berkaitan, sebagai insinyur pengoperasi, insinyur proses, insinyur perancang, ataupun insinyur penjualan; mampu memulai rintisan pembentukan unit wirausaha di bidang perindustrian dan perniagaan kimia, mampu mengikuti perkembangan baru di bidang teknik kimia, melaksanakan penelitian, atau mengikuti program studi di tingkat lebih lanjut; mampu melakukan perhitungan untuk menyelesaikan masalah teknik kimia sebagai engineer perencana maupun pengoperasi pabrik.

Sarjana Teknik Kimia menguasai masalah dasar perancangan perpipaan dan detail peralatan industri kimia sehingga dapat merancang dan mengevaluasi sistem perpipaan dan peralatan industri kimia; memiliki kemampuan memahami dan menganalisis desain sistem pengendalian modern untuk proses kimia; memiliki kemampuan menganalisa teknik biokimia dan menguasai teknik bioreaktor agar dapat memecahkan permasalahan dan melakukan perancangan yang berkaitan dengan bioteknologi; memiliki kemampuan menganalisa dan melakukan perancangan terhadap proses kimia.
Profesi dan Karir Lulusan S1 Teknik Kimia
Sarjana Teknik Kimia dapat bekerja dan berkarir di industri proses kimia, industri petrokimia, industri kertas, industri makanan dan bahan makanan, pabrik semen, industri pupuk, industri pengolahan tambang, industri minyak dan gas bumi, kilang BBM, perusahaan EPCC (Engineering, Procurement, Construction, and Commissioning), FMCG (Fast Moving Consumer Goods), perusahaan bidang oleochemical, industri renewable energy (bioetanol, biodiesel, gasifikasi biomassa), industri katalis, agrobisnis, berbagai industri speciality chemical, instansi pemerintah (Bappeda, Bappenas, Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral, Deperindag, Depkes, dsb), lembaga penelitian, peruguruan tinggi (PTN, PTS), dsb.

Sarjana Teknik Kimia juga dapat menjadi entreprenuer (wirausahawan) yang handal dengan mendirikan konsultan industri rekayasa, konsultan proses kimia, dsb.

3. Prospektus S1 Manajemen
Ilmu manajemen berkembang sejalan dengan era globalisasi, teknologi informasi dan komunikasi yang memberikan pemahaman tentang pendekatan ataupun tata cara penting dalam meneliti, menganalisis dan memecahkan masalah-masalah manajerial.

Manajemen adalah suatu proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan, usaha-usaha para anggota organisasi dan penggunaan sumber daya untuk mencapai tujuan organisasi.

Program studi manajemen menyiapkan lulusannya untuk memasuki lapangan pekerjaan berbasis bisnis maupun non bisnis, nasional dan internasional, sebagai tenaga profesional di bidang keuangan, pemasaran (marketing), SDM (sumber daya manusia), operasional serta sebagai pengusaha.
Kompetensi Lulusan S1 Manajemen
Lulusan Program Studi Manajemen dibekali dengan pengetahuan, etika, kemampuan dan ketrampilan untuk mengelola berbagai jenis organisasi secara komprehensif dalam bidang keuangan, pemasaran, sumber daya manusia, dan operasional, serta mengambil keputusan stratejik.

Selain itu, juga dibekali dengan kemampuan untuk memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam mengelola perusahaan, mengembangkan sistem informasi manajemen, membuat rencana bisnis, melakukan presentasi dan negosiasi bisnis dengan baik; kemampuan analitis ekonomi, kuantitatif dan manajemen; menyusun dan menganalisis kinerja keuangan perusahaan publik dan non publik; melakukan analisis pasar keuangan(Pasar valas, pasar uang dan pasar modal); menyusun rancangan studi kelayakan bisnis; melakukan perencanaan dan riset pemasaran; analisis Perdagangan Internasional, dsb.

Kompetensi dasar Sarjana Manajemen adalah memiliki kualitas dan integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis maupun moral; mampu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan; menyadari bahwa ilmu pengetahuan selalu maju dan berkembang; mampu menelusuri dan mendapatkan informasi ilmiah; mengetahui cara dan dapat terus-menerus belajar; dalam menangani tiap masalah, mampu mengungkap struktur dan inti persoalan serta menetapkan prioritas tahapan-tahapan penyelesaiannya; mengetahui dan dapat memanfaatkan kegunaan teknologi informasi; dapat menerapkan ilmu dan pengetahuan; cakap dan terampil dalam bidang manajemen; dapat menyelesaikan masalah secara logika, memanfaatkan data/informasi yang tersedia; dapat menggunakan konsep-konsep untuk menerangkan hal-hal yang tidak/kurang jelas; mampu mandiri dalam kerja dan upaya; mampu aktif berperan-serta dalam kelompok kerja; mampu berkomunikasi dengan para pakar dalam bidang keahlian lain dan memanfaatkan bantuan mereka; mampu memanfaatkan secara efektif sumber-sumber daya yang ada; mampu memulai rintisan pembentukan unit wirausaha di bidang manajemen, mampu mengikuti perkembangan baru di bidang manajemen, melaksanakan penelitian, atau mengikuti program studi di tingkat lebih lanjut.

Lulusan Program Studi Manajemen memiliki kemampuan memimpin organisasi bisnis dengan integritas yang kuat, yaitu kemampuan berkomunikasi baik lisan maupun tertulis, kemampuan berkerjasama dalam tim, kemampuan memahami pengetahuan terhadap etika, kemampuan memahami pengetahuan di bidang manajemen, kemampuan memimpin orang lain.
Profesi dan Karir Lulusan S1 Manajemen
Sarjana Manajemen dapat bekerja dan berkarir sebagai :

Entreprenuer (wirausahawan), akademisi atau berkarir di instansi pemerintah dan swasta sebagai manajer yang profesional dan ahli di bidang pemasaran, keuangan, manajemen sumber daya manusia, produksi dan operasional pada perusahaan manufaktur, perusahaan jasa, rumah sakit, hotel, perbankan, pendidikan, teknologi informasi, komunikasi, dan sebagainya.

Menjadi Konsultan manajemen/bisnis yang handal, dan Wirausahawan yang berwawasan teknologi informasi dan komunikasi.


4. Prospektus S1 Akuntansi
Ilmu Akuntansi berkembang sangat cepat dalam mendukung kebutuhan perusahaan, profesi akuntan, pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi ekonomi global, turbulansi, teknologi informasi dan komunikasi.

Salah satu sifat mendasar akuntansi adalah memberikan informasi keuangan yang cepat, tepat dan akurat dengan menggunakan teknologi informasi, sehingga memiliki akuntabilitas kepada seluruh pengguna dalam rangka terciptanya good corporate governance dan good government governance.

Program Studi Akuntansi menciptakan lulusan yang memiliki kompetensi mampu menguasai aplikasi akuntansi dan keuangan, pemeriksaan dan analisis atas laporan keuangan komersial perusahaan dan sektor publik sebagai manajer maupun entrepreneur yang mampu menciptakan dan mengembangkan serta melaksanakan sistem dan prosedur akuntansi dan keuangan secara profesional serta mampu memahami perkembangan teknologi sistem informasi bidang akuntasi dan keuangan yang aplikatif.
Kompetensi Lulusan S1 Akuntansi
Lulusan Program Studi S1 Akuntansi dibekali dengan pengetahuan, etika, kemampuan dan ketrampilan untuk menyusun laporan keuangan, mengelola keuangan, mengembangkan sistem informasi akuntansi, melaksanakan audit keuangan, operasional perbankan konvensional maupun syariah, penyusunan laporan keuangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dalam rangka pemenuhan kebutuhan kredit melalui peran sektor perbankan, menghitung dan menyusun laporan pajak, menganalisa laporan keuangan sektor publik untuk pengembangan institusi sektor publik; mampu melakukan analisis kuantitatif bidang akuntansi; mampu melakukan pemeriksaan dan analisis atas laporan keuangan komersial dan sektor publik; mampu menciptakan dan mengembangkan serta melaksanakan sistem dan prosedur akuntansi; memiliki keahlian di bidang manajemen perpajakan, dsb.

Kompetensi dasar Sarjana Akuntansi adalah memiliki kualitas dan integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis maupun moral; mampu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan; menyadari bahwa ilmu pengetahuan selalu maju dan berkembang; mampu menelusuri dan mendapatkan informasi ilmiah; mengetahui cara dan dapat terus-menerus belajar; dalam menangani tiap masalah, mampu mengungkap struktur dan inti persoalan serta menetapkan prioritas tahapan-tahapan penyelesaiannya; mengetahui dan dapat memanfaatkan kegunaan teknologi informasi; dapat menerapkan ilmu dan pengetahuan; cakap dan terampil dalam bidang akuntansi; dapat menyelesaikan masalah secara logika, memanfaatkan data/informasi yang tersedia; dapat menggunakan konsep-konsep untuk menerangkan hal-hal yang tidak/kurang jelas; mampu mandiri dalam kerja dan upaya; mampu aktif berperan-serta dalam kelompok kerja; mampu berkomunikasi dengan para pakar dalam bidang keahlian lain dan memanfaatkan bantuan mereka; mampu memanfaatkan secara efektif sumber-sumber daya yang ada; mampu memulai rintisan pembentukan unit wirausaha di bidang akuntansi, mampu mengikuti perkembangan baru di bidang akuntansi, melaksanakan penelitian, atau mengikuti program studi di tingkat lebih lanjut.

Lulusan S1 Akuntansi memiliki integritas yang kuat, kemampuan berkomunikasi baik lisan maupun tertulis, kemampuan berkerjasama dalam tim, kemampuan memahami pengetahuan terhadap etika, kemampuan memahami pengetahuan di bidang akuntansi, kemampuan memimpin orang lain.
Profesi dan Karir Lulusan S1 Akuntansi
Sarjana Akuntansi dapat bekerja dan berkarir sebagai Akuntan publik, akuntan manajemen, akuntan sektor publik, audit internal, dan akuntan pendidik.

Berkarir di Lembaga Pemerintahan, Organisasi Swasta, maupun Kantor Akuntan Publik (KAP) sebagai Akuntan/auditor internal atau staf pemeriksa di berbagai departemen dan lembaga seperti di Departemen Keuangan, BPK, BPKP, KPK, Bank Indonesia, Direktorat Jenderal Pajak dan Kantor Wilayah Pelayanan Pajak di seluruh Indonesia, BUMN, BUMD, PMDN maupun PMA, staf ahli akuntansi dan pengendalian di dinas pemerintah provinsi, pemerintah kota atau kabupaten di seluruh Indonesia.

Menjadi Entreprenuer (Wirausahawan) dengan membangun jasa konsultan akuntan publik, keuangan dan perpajakan, konsultan manajemen untuk korporasi maupun perseorangan yang berwawasan teknologi informasi dan komunikasi.


5. Prospektus S1 Pendidikan Luar Sekolah

6. Prospektus S1 Agribisnis
Agribisnis muncul sebagai ilmu pengetahuan yang berkembang melalui keterpaduan berbagai sektor ekonomi yang bersumber dari sumber daya hayati.

Agribisnis adalah sistem yang terintegrasi pada aktivitas produksi usahatani (on farm) dan pendukungnya (sarana produksi pertanian seperti benih, pupuk dan alat mesin pertanian), pengolahan hasil pertanian (agroindustri), distribusi dan pemasaran hasil pertanian, serta kelembagaan pendukung (penyuluhan, komunikasi dan informasi, pembiayaan, investasi, birokrasi).
Kompetensi Lulusan S1 Agribisnis
Lulusan Program Studi Agribisnis dibekali dengan pengetahuan, etika profesi, ketrampilan dan kemampuan merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi dan mengorganisasi (mengelola) sistem dan usaha agribisnis secara berkelanjutan berdasarkan etika bisnis; memiliki kemampuan mengimplementasikan (menerapkan) dan mengembangkan agribisnis berbasis pertanian berkelanjutan serta berkomunikasi dan menjalin kerjasama secara efektif; memiliki kemampuan mengidentifikasi permasalahan, memfasilitasi, memediasi dan mengembangkan kapasitas masyarakat agribisnis dalam sistem sosial, ekonomi dan nilai-nilai budaya lokal; memiliki kemampuan berpikir analitik untuk mengidentifikasi, merumuskan masalah dan akar masalah serta mengambil prakarsa untuk mencari solusi berbasis ilmiah dalam sistem agribisnis yang berkelanjutan; memiliki kemampuan dalam Bahasa Inggris dan memiliki wawasan kemandirian/kewirausahaan; dan secara menyeluruh memiliki kemampuan mengintegrasikan produksi usahatani (on farm) dan pendukungnya (sarana produksi pertanian seperti benih, pupuk dan alat mesin pertanian), pengolahan hasil pertanian (agroindustri), distribusi dan pemasaran hasil pertanian beserta kelembagaan pendukungnya (penyuluhan, komunikasi dan informasi, pembiayaan, investasi, birokrasi), serta teknologi pangan industri dan pengolahan makanan.

Lulusan Agribisnis juga memiliki keterampilan dan kemampuan mengelola/menangani bidang teknologi pangan seperti berikut ini.
  • Bidang Produksi
    Mengatur jalannya proses produksi bahan makanan pada suatu industri pengolahan makanan sehingga kualitas produk dapat terjamin, efisiens dan menguntungkan.
  • Bidang Reseach dan Development
    Mengadakan penelitian dan pengembangan sistem pengolahan dan produk untuk improvisasi dan inovatif dengan proses pengolahan yang baik ke arah efisiensi.
  • Bidang Kontrol Kualitas
    Melakukan monitoring dan pengendalian kualitas yang mencakup kebutuhan bahan baku, bahan penolong, bahan pengawet dan produk sesuai dengan kualitas dan keamanan.
  • Bidang Quality Anssurance
    Melakukan pengendalian dan pengontrolan serta merancang spesifikasi bahan-bahan dalam pengolahan, mesin, peralatan dan prosedur pengolahan untuk menjadi mutu dan keamanan produk pangan yang terjamin.
  • Bidang Rancang Bangun Mesin dan Peralatan Industri Pangan
    Melakukan perencanaan dan perancangan mesin, dan peralatan proses pengolahan yang efektif, efisien dan aman sesuai dengan standar kualitas.
  • Bidang Managemen dan Marketing Produk Pangan
    Melakukan pengaturan dan pengendalian serta pembelian dan pemasaran bahan baku, bahan penolong dan produk yang terlibat dalam proses pengolahan makanan.

Kompetensi umum/dasar Sarjana Agribisnis adalah memiliki kualitas dan integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis maupun moral; mampu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan; menyadari bahwa ilmu pengetahuan selalu maju dan berkembang; mampu menelusuri dan mendapatkan informasi ilmiah/keteknikan; mengetahui cara dan dapat terus-menerus belajar; dalam menangani tiap masalah, mampu mengungkap struktur dan inti persoalan serta menetapkan prioritas tahapan-tahapan penyelesaiannya; mengetahui dan dapat memanfaatkan kegunaan matematika dan teknologi informasi; dapat menerapkan ilmu dan pengetahuan; cakap dan terampil dalam bidang agribisnis; dapat menyelesaikan masalah secara logika, memanfaatkan data/informasi yang tersedia; dapat menggunakan konsep-konsep untuk menerangkan hal-hal yang tidak/kurang jelas; mampu mandiri dalam kerja dan upaya; mampu aktif berperan-serta dalam kelompok kerja; mampu berkomunikasi dengan para pakar dalam bidang keahlian lain dan memanfaatkan bantuan mereka; mampu memanfaatkan secara efektif sumber-sumber daya yang ada; mampu memulai rintisan pembentukan unit wirausaha di bidang agribisnis, mampu mengikuti perkembangan baru di bidang agribisnis, melaksanakan penelitian, atau mengikuti program studi di tingkat lebih lanjut.
Profesi dan Karir Lulusan S1 Agribisnis
Sarjana Agribisnis dapat bekerja dan berkarir di berbagai instansi pemerintah ataupun swasta (nasional ataupun multinasional) sebagai perencana, perekayasa, praktisi, tenaga ahli, manajer/staff, konsultan, peneliti, quality control, supervisi atau analis, dsb, pada berbagai bidang, terutama pada bidang :
  • Industri hasil tanaman perkebunan : industri gula, kopi, teh, coklat, dsb.
  • Industri hasil tanaman hortikultura : industri pengolahan dan pengawetan buah-sayur.
  • Industri produk fermentasi : alkohol, sorbitol, HFS, bir, MSG, makanan tradisional dsb.
  • Industri hasil peternakan : industri pengolahan susu, corned beef, daging kaleng, sosis, nugget, pakan ternak, dsb.
  • Industri hasil perairan : industri pengalengan dan pengolahan hasil perairan (ikan air tawar, ikan laut seperti sarden/mackerel, tuna, udang, kerang, rumput laut dsb).
  • Industri hasil tanaman pangan : industri pangan instan, roti/bakery, flour mills, dsb.
  • Industri produk minuman dan makanan ringan : air kemasan, soft drink, syrup, confectionery, jam & jelly, snack & crackers, pangan ekstruksi dsb.
  • dsb.

Sarjana Agribisnis dapat bekerja dan berkarir sebagai peneliti atau analis pada lembaga / balai penelitian atau dosen di Perguruan Tinggi atau Lembaga Pendidikan Pelatihan Profesional; sebagai pengawas gizi di berbagai perusahaan, dsb.

Menjadi technopreneur atau entrepreneur (wiraswasta) dengan mendirikan jasa konsultan atau kontraktor di bidang agrobisnis, pertanian, dan pangan; di bidang industri dan pengolahan hasil pertanian; mendirikan restoran dan catering (jasa boga), dsb.

7. Prospektus S1 Agroteknologi
Kompetensi Lulusan S1 Teknologi Industri Pertanian
Lulusan Program Studi Teknologi Industri Pertanian dibekali dengan pengetahuan, etika profesi, ketrampilan dan kemampuan mengembangan dan menerapkan teknologi dengan melibatkan ilmu-ilmu kimia, matematik, fisika, keteknikan dan biologi untuk konservasi tanah, memproduksi hasil pertanian dan mengubahnya menjadi bentuk-bentuk sajian termasuk cara-cara pengawetannya, yang mempunyai nilai tambah di dalam kualitas, nilai gizi dan daya gunanya serta siap untuk dimanfaatkan sebagai bahan industri, perdagangan dan bahan konsumsi, dengan mengadakan optimasi proses dan manajemen di dalam sistem produksi hayati.

Lulusan Program Studi Teknologi Industri Pertanian :
  • Memiliki kemampuan menggunakan, merancang dan mengembangkan berbagai peralatan dan proses agroindustri.
  • Memiliki kemampuan mengelola sistem agroindustri meliputi kemampuan managerial, rekayasa (engineering) penguasaan teknologi dan proses produksi.
  • Mampu secara sistematis memecahkan permasalahan dalam sistem agroindustri dan trampil mengembangkan berbagai alternatif.
  • Memiliki kemampuan merencanakan, menghasilkan dan mengembangkan berbagai produk industri dan sumber daya alam (hasil pertanian)
  • Memiliki kemampuan melakukan proses transpormasi infut (bahan baku, mesin, modal tenaga kerja dan metode)
  • Mampu mengadakan penelitian dan pengembangan sistem agroindustri untuk improvisasi dan inovatif dengan proses pengolahan yang baik ke arah efisiensi.
  • Mampu melakukan monitoring dan pengendalian kualitas yang mencakup kebutuhan bahan baku, bahan penolong, bahan pengawet dan produk sesuai dengan kualitas dan keamanan.
  • Mampu melakukan pengendalian dan pengontrolan serta merancang spesifikasi bahan-bahan dalam pengolahan, mesin, peralatan dan prosedur pengolahan untuk menjadi mutu dan keamanan produk pertanian yang terjamin.
  • Memiliki kemampuan melakukan perencanaan dan perancangan mesin, dan peralatan proses pengolahan yang efektif, efisien dan aman swsuai dengan standar kualitas.
  • Mampu melakukan pengaturan dan pengendalian serta pembelian dan pemasaran bahan baku, bahan penolong dan produk yang terlibat dalam proses pengolahan pada agroindustri.
  • Memiliki kemampuan melakukan penanganan pasca panen hasil pertanian, mengolah hasil pertanian, melakukan sanitasi dan pengawasan, menjalankan manajemen industri pertaniann, dan mampu melaksanakan kewirausahaan.
  • Menguasai ketrampilan teknis dan manajerial tentang budidaya, seperti penyiapan lahan, pembibitan, penanaman, pemupukan, pengendalian hama penyakit gulma, panen dan pasca panen serta kompetensi manajerial dan kewirausahawan.
  • Memiliki pengetahuan dan apresiasi pada sistem biologi atau pertanian yang digunakan sebagai dasar penerapan teknologi dan keteknikan.
  • Memiliki kemampuan mengidentifikasi dan menganalisis permasalahan teknologi pada pengolahan hasil pertanian dan membuat pendekatan untuk upaya pemecahan masalah serta evaluasinya.
  • Memiliki kemampuan merancang sistem dan proses dengan memperhatikan aspek-aspek gizi, ekonomi, sosial dan dampak lingkungannya.
  • Memiliki kemampuan berkomunikasi, melakukan pembelajaran secara mandiri dan membangun kerjasama.
  • Memiliki jiwa wirausaha yang menguasai teknologi dengan profesionalisme tinggi serta mampu mengadopsi dan menjadi inovator yang peka dan tanggap terhadap perkembangan teknologi industri pertanian, sehingga mampu memanfaatkan peluang usaha yang didasari pertimbangan keilmuan.
  • Memiliki jiwa sosial dan profesionalisme yang bertanggungjawab untuk memecahkan permasalahan teknologi yang akan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
  • Merencanakan, melaksanakan, mengelola, mengembangkan dan mengevaluasi berbagai macam pekerjaan pada agroindustri.

Kompetensi umum/dasar Sarjana Teknologi Industri Pertanian adalah memiliki kualitas dan integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis maupun moral; mampu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan; menyadari bahwa ilmu pengetahuan selalu maju dan berkembang; mampu menelusuri dan mendapatkan informasi ilmiah/keteknikan; mengetahui cara dan dapat terus-menerus belajar; dalam menangani tiap masalah, mampu mengungkap struktur dan inti persoalan serta menetapkan prioritas tahapan-tahapan penyelesaiannya; mengetahui dan dapat memanfaatkan kegunaan matematika dan teknologi informasi; dapat menerapkan ilmu dan pengetahuan; cakap dan terampil dalam bidang teknologi industri pertanian; dapat menyelesaikan masalah secara logika, memanfaatkan data/informasi yang tersedia; dapat menggunakan konsep-konsep untuk menerangkan hal-hal yang tidak/kurang jelas; mampu mandiri dalam kerja dan upaya; mampu aktif berperan-serta dalam kelompok kerja; mampu berkomunikasi dengan para pakar dalam bidang keahlian lain dan memanfaatkan bantuan mereka; mampu memanfaatkan secara efektif sumber-sumber daya yang ada; mampu memulai rintisan pembentukan unit wirausaha di bidang teknologi industri pertanian, mampu mengikuti perkembangan baru di bidang teknologi industri pertanian, melaksanakan penelitian, atau mengikuti program studi di tingkat lebih lanjut.
Profesi dan Karir Lulusan S1 Teknologi Industri Pertanian
Sarjana Teknologi Industri Pertanian dapat bekerja dan berkarir di berbagai instansi pemerintah ataupun swasta (nasional ataupun multinasional) sebagai perencana, perekayasa, praktisi, tenaga ahli, manajer/staff, konsultan, peneliti, quality control, supervisi atau analis, dsb, pada berbagai bidang, terutama pada bidang :
  • Industri hasil tanaman perkebunan : industri gula, kopi, teh, coklat, dsb.
  • Industri hasil tanaman hortikultura : industri pengolahan dan pengawetan buah-sayur.
  • Industri produk fermentasi : alkohol, sorbitol, HFS, bir, MSG, makanan tradisional dsb.
  • Industri hasil peternakan : industri pengolahan susu, corned beef, daging kaleng, sosis, nugget, pakan ternak, dsb.
  • Industri hasil perairan : industri pengalengan dan pengolahan hasil perairan (ikan air tawar, ikan laut seperti sarden/mackerel, tuna, udang, kerang, rumput laut dsb).
  • Industri hasil tanaman pangan : industri pangan instan, roti/bakery, flour mills, dsb.
  • Industri produk minuman dan makanan ringan : air kemasan, soft drink, syrup, confectionery, jam & jelly, snack & crackers, pangan ekstruksi dsb.
  • dsb.

Sarjana Teknologi Industri Pertanian dapat bekerja dan berkarir sebagai peneliti atau analis pada lembaga / balai penelitian atau dosen di Perguruan Tinggi atau Lembaga Pendidikan Pelatihan Profesional, dsb.

Menjadi technopreneur atau entrepreneur (wiraswasta) dengan mendirikan jasa konsultan atau kontraktor di bidang pertanian dan agroindustri, di bidang industri dan pengolahan hasil pertanian; mendirikan restoran dan catering (jasa boga), dsb.

8. Prospektus S1 Pertamanan

9. Prospektus S1 Peternakan
Kompetensi Lulusan S1 Ilmu Peternakan
Lulusan Program Studi Ilmu Peternakan dibekali dengan pengetahuan, etika profesi, ketrampilan dan kemampuan bidang Peternakan Terpadu, kemahiran manajemen, produksi peternakan, teknologi terapan dan kewirausahaan; menguasai pengetahuan dan ketrampilan tentang Produksi Ternak (Produksi Ternak Perah, Produksi Ternak Potong dan Feedlot, Produksi Ternak Unggas), Teknologi Reproduksi (Pemuliaan Ternak, Reproduksi Ternak, Teknologi Inseminasi Buatan); menguasai pengetahuan dan ketrampilan tentang Teknologi Pakan / Feed Technology (Makanan Ternak Dasar, Nutrisi Ternak, Produksi Hijauan Pakan), Teknologi Hasil Ternak (Teknologi Pengolahan Susu, Teknologi Pengolahan Daging, Teknologi Pengolahan Telur, Teknologi Pengolahan Kulit), Sosial Ekonomi Peternakan (Kewirausahaan, Perencanaan Usaha Peternakan, Manajemen Usaha Peternakan, dan Penyuluhan).

Sarjana Ilmu Peternakan juga dibekali dengan pengetahuan, ketrampilan, etika akademik dan profesi, sehingga :
  • Memiliki kemampuan mengidentifikasi, menganalisis dan merekomendasi penyelesaian masalah secara tepat dalam bidang peternakan atau usaha peternakan;
  • Memiliki kemampuan, keterampilan teknis dan manajerial dalam membudidayakan, memelihara dan mengolah hasil ternak.
  • Memiliki kemampuan melakukan proses produksi ternak (sapi, domba, kambing, unggas dan aneka ternak) secara efisien.
  • Memiliki kemampuan menerapkan teknologi pembibitan ternak dan teknologi inseminasi buatan.
  • Memiliki kemampuan menerapkan teknologi pakan ternak dan tenologi pengolahan hasil ternak.
  • Memiliki jiwa wirausaha yang menguasai ilmu peternakan dengan profesionalisme tinggi serta mampu mengadopsi dan menjadi inovator yang peka dan tanggap terhadap perkembangan ilmu peternakan, sehingga mampu memanfaatkan peluang usaha yang didasari pertimbangan keilmuan.
  • Memiliki kemampuan berkomunikasi, melakukan pembelajaran secara mandiri dan membangun kerjasama.
  • Memiliki jiwa sosial dan profesionalisme yang bertanggungjawab untuk memecahkan permasalahan peternakan yang akan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
  • Memiliki kemampuan mendharma-baktikan pengetahuan, ketrampilan bidang peternakan dan sikap intelektualnya kepada masyarakat.
  • Memiliki kemampuan mengatualisasikan potensi diri untuk bekerja sama dalam tim yang multidisiplin.

Kompetensi umum/dasar Sarjana Ilmu Peternakan adalah memiliki kualitas dan integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis maupun moral; mampu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan; menyadari bahwa ilmu pengetahuan selalu maju dan berkembang; mampu menelusuri dan mendapatkan informasi ilmiah/keteknikan; mengetahui cara dan dapat terus-menerus belajar; dalam menangani tiap masalah, mampu mengungkap struktur dan inti persoalan serta menetapkan prioritas tahapan-tahapan penyelesaiannya; mengetahui dan dapat memanfaatkan kegunaan matematika dan teknologi informasi; dapat menerapkan ilmu dan pengetahuan; cakap dan terampil dalam bidang ilmu peternakan; dapat menyelesaikan masalah secara logika, memanfaatkan data/informasi yang tersedia; dapat menggunakan konsep-konsep untuk menerangkan hal-hal yang tidak/kurang jelas; mampu mandiri dalam kerja dan upaya; mampu aktif berperan-serta dalam kelompok kerja; mampu berkomunikasi dengan para pakar dalam bidang keahlian lain dan memanfaatkan bantuan mereka; mampu memanfaatkan secara efektif sumber-sumber daya yang ada; mampu memulai rintisan pembentukan unit wirausaha di bidang ilmu peternakan, mampu mengikuti perkembangan baru di bidang ilmu peternakan, melaksanakan penelitian, atau mengikuti program studi di tingkat lebih lanjut.
Profesi dan Karir Lulusan S1 Ilmu Peternakan
Sarjana Ilmu Peternakan dapat bekerja dan berkarir di berbagai instansi pemerintah ataupun swasta (nasional ataupun multinasional) sebagai perencana, perekayasa, praktisi, tenaga ahli, konsultan, peneliti, quality control, supervisi atau analis, farm manager, technical service representative, marketing service, kepala kandang (flock manager), dsb, pada berbagai bidang, seperti industri pembibitan, industri pemotongan ternak, industri penggemukan ternak, industri pakan, industri hasil peternakan (industri pengolahan susu, daging, telor, dsb), industri produksi ternak, dsb.

Sarjana Ilmu Peternakan dapat bekerja dan berkarir sebagai peneliti atau analis pada lembaga / balai penelitian atau dosen di Perguruan Tinggi atau Lembaga Pendidikan Pelatihan Profesional.

Menjadi technopreneur atau entrepreneur (wiraswasta) dengan mendirikan usaha pembibitan ternak, usaha pemotongan ternak, usaha penggemukan ternak, usaha pakan ternak, usaha hasil peternakan (pengolahan susu, corned beef, daging kaleng, sosis, nugget, dsb), usaha produksi ternak, dsb.

10. Prospektus S1 Teknologi hasil Pertanian

11. Prospektus S1 Teknologi Industri Tekstil

12. Prospektus S1 Teknologi Kimia Tekstil

Info 17 Jam
Email :  Contact Us   silakan klik


Mobile/SMS : 0811 1990 9026, 0811 1990 9028
WA : 0811 1990 9028
Telp/Fax : (021) 8762002, 8762003
   Referensi Teknologi Informasi      Tips & Trik Psikotes    Bermacam2 Perdebatan    Berbagai Iklan      Latihan Soal Try Out    Kelas Paralel    Kuliah Eksekutif    Program Perkuliahan Bebas Biaya    Program Perkuliahan Blended di 115 PTS Terbaik    Daftar Online    Download Brosur    Pengajuan Beasiswa    Kumpulan Referensi Bebas    Lowongan Karir


UICM Bandung
  ☀   Universitas Insan Cendekia Mandiri (Universitas Bandung Raya)
  ☀   Kualitas Sistem Pembelajaran A